Mau Emas! Ada Bakteri Penghasil Emas Loh!
https://rumahberitanews.blogspot.com/2014/12/mau-emas-ada-bakteri-penghasil-emas-loh.html
Beberapa ilmuan yaitu Brown dan Kashefi seseorang yang bergelut dengan bakteri emas. Ilmuan tersebut menunjukkan bagaimana cara kerja bakteri penghasil emas itu dalam sebuah laboratorium portabel, yang diberi nama, “The Great Work of the Metal Lover” atau artinya “karya agung pemuja logam”, dan merupakan kombinasi dari bioteknologi, seni, dan alkimia. Laboratorium portabel ini dilapisi emas 24 karat dan kaca bioreaktor yang berisi bakteri Cupriavidus metallidurans.

Ukurannya kecil agar dapat di lihat banyak orang. Tetapi banyak yang bertanya bagaimana bakteri bisa menghasilkan emas? karena banyak orang masih bingung dengan cara kerjannya. Kemudian Brown dan Kashefi menunjukan cara kerjanya dengan cara mengumpan bakteri Cupriavidus metallidurans penghasil emas tersebut dengan klorida emas dengan jumlah besar, sedemikian mungkin proses yang mereka gunakan semirip yang terjadi di alam.
Waktu yang mereka butuhkan kurang lebih sekitar seminggu, agar bakteri tersebut memetabolis racun dan akhirnya memproduksi bongkahan emas. Waw hebat! "Pembuatan “The Great Work of the Metal Lover” merupakan sarana sebuah eksplorasi artistik dalam sebuah sistem kehidupan yang dapat dimanfaatkan". “Ini merupakan neo-alkimia. Setiap bagian dan detailnya merupakan persilangan antara mikrobiologi modern dan alkimia,” kata Brown.”
Namun meneurutnya juga yang sebagai seorang seniman, dia juga ingin menciptakan sebuah fenomena dikarenakan juga seni memiliki kemampuan penyelidikan ilmiah yang tak terbayangkan sebelumnya. Dan dia juga menyarankan untuk tidak terlalu berambisi untuk menghasilkan emas dalam skala besar dengan menggunakan bakteri ini, meskipun harga emas sangat melambung tinggi akhir-akhir ini. Dikarenakan, biaya yang dibutuhkan untuk mereproduksi emas dalam skala yang lebih besar, luar biasa mahal.
Dan bukan hanya itu saja, meskipun ini akan sukses menciptakan emas akan menimbulkan banyak pro dan kontra yang ditimbulkan baik dalam skala ekonomi dan sosial, etika yang harus dijaga yang berkaitan dengan ilmu dan rekayasa alam. Eksperimen ini telah mendapat penghargaan dalam kompetisi, Prix Ars Electronica, di Austria dan telah di pamerkan sebagai karya yang luar biasa hebatnya dengan nama Instalasi “The Great Work of the Metal Lover”.
Mungkin saat ini eksperimen ini hanyalah sebagai penemuan mungkin masa depanlah yang akan membutuhkan penemuan ini kedepannya. Jadi kepada sahabat sains jangan menyerah untuk membuat sebuah penemuan baru. Salam Sains
Waktu yang mereka butuhkan kurang lebih sekitar seminggu, agar bakteri tersebut memetabolis racun dan akhirnya memproduksi bongkahan emas. Waw hebat! "Pembuatan “The Great Work of the Metal Lover” merupakan sarana sebuah eksplorasi artistik dalam sebuah sistem kehidupan yang dapat dimanfaatkan". “Ini merupakan neo-alkimia. Setiap bagian dan detailnya merupakan persilangan antara mikrobiologi modern dan alkimia,” kata Brown.”
Namun meneurutnya juga yang sebagai seorang seniman, dia juga ingin menciptakan sebuah fenomena dikarenakan juga seni memiliki kemampuan penyelidikan ilmiah yang tak terbayangkan sebelumnya. Dan dia juga menyarankan untuk tidak terlalu berambisi untuk menghasilkan emas dalam skala besar dengan menggunakan bakteri ini, meskipun harga emas sangat melambung tinggi akhir-akhir ini. Dikarenakan, biaya yang dibutuhkan untuk mereproduksi emas dalam skala yang lebih besar, luar biasa mahal.
Dan bukan hanya itu saja, meskipun ini akan sukses menciptakan emas akan menimbulkan banyak pro dan kontra yang ditimbulkan baik dalam skala ekonomi dan sosial, etika yang harus dijaga yang berkaitan dengan ilmu dan rekayasa alam. Eksperimen ini telah mendapat penghargaan dalam kompetisi, Prix Ars Electronica, di Austria dan telah di pamerkan sebagai karya yang luar biasa hebatnya dengan nama Instalasi “The Great Work of the Metal Lover”.
Mungkin saat ini eksperimen ini hanyalah sebagai penemuan mungkin masa depanlah yang akan membutuhkan penemuan ini kedepannya. Jadi kepada sahabat sains jangan menyerah untuk membuat sebuah penemuan baru. Salam Sains