"Sakitnya di sini" Ujar Menteri Agama
https://rumahberitanews.blogspot.com/2014/12/sakitnya-di-sini-ujar-menteri-agama.html

Hakim Saifuddin saat memberi pengarahan seputar nilai keteladanan dan budaya kerja di kementeriannya berkata sambil menunjuk dadanya. "Sakitnya di sini,".
Dia menanggapi, seharusnya secara pribadi sesorang harus menjadi teladan bagi orang lain, baik saat bekerja maupun di hadapan publik. Kemudian dia pun mengungkapkan, seharusnya dia ikut antri bersama para tamu lainnya tatkala menghadiri pesta perkawinan, tetapi protokol justru mendahulukannya bersalaman dengan kedua mempelai dan orang tua mereka.
Dia juga banyak melihat disaat mendapat pengawalan di jalan raya sehingga saat macet, warga dan para pengemudi pun tidak menutup kemungkinan dalam hatinya banyak yang melontarkan sumpah serapah dan mengumpat.
Lukman juga mengungkapkan dan berujar sambil disambut oleh gelak tawa hadirin yang hadir "Saya merasa sakit juga. Sakitnya di sini," ujar Lukman Hakim, (sambil nunjuk dada)
Karena menurut Lukman, dirinya tak ingin mendapat perlakukan yang berlebihan baik saat resepsi pesta perkawinan maupun melintas di jalan raya atau dalam acara-acara lainnya.
Dia juga menyarankan dan mengajak jajaran Kementerian Agama untuk selalu mengedepankan lima nilai budaya kerja yang sudah disosialisasiskan, yakni integritas, profesionalitas, inovatif, bertanggung jawab, dan keteladanan.
Budaya kerja, dinilainya, tak lepas dari sistem yang dibangun. Bila sistem yang dibangun baik dan dapat dijalankan sebagaiamana mestinya, maka ia yakin akan membentuk karakter seseorang menjadi baik juga.
Contoh menurut Lukman, sistem yang dibangun di Singapura ikut membawa dan mendorong warga Indonesia ikut mengindahkan aturan di sana, tapi watak banyak orang itu kembali ke aslinya saat pulang ke Indonesia.